Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen

Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen – JJA atau Jenjang jabatan akademik adalah merupakan suatu tingkatan atau level atau kepangkatan yang dimiliki seorang dosen. tidak serta merta bahwa kepangkatan atau JJA tersebut datang sendiri, tetapi seorang dosen harus siap mengurusnya sendiri sesuai dengan data-data yang sudah ditentukan oleh Ristek DIKTI.

Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen

Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen

JJA atau Jenjang Jabatan Akademik (JJA) dosen terdiri dari dari yang paling rendah yaitu Asisten Ahli (AA), Lektor, Lektor kepala dan Guru besar. Sekarang pertanyaannya apa saja Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen, berikut ringkasannya.

Keuntungan Memiliki JJA bagi Dosen :

1. Diakui Sah sebagai Dosen

Ada yang bilang untuk sah nya sebagai dosen, selain anda memiliki Nomor Induk Nasional Dosen (NIDN), anda juga harus memiliki Jenjang jabatan akademik (JJA) minimal Asisten Ahli (AA). hal tersebut sejalan dengan Tugas dosen yaitu melaksanakan Tri Dharma.

2. Dapat mengikuti SKIM Penelitian SIMLIBTABMAS

Salah satu syarat seorang dosen dapat mengikuti atau mengirim proposal penelitian yang diadakan oleh kementrian ristek dikti yaitu memiliki Jenjang Jabatan Akademik (JJA) kecuali Penelitian dosen pemula (PDP). selain skim PDP tersebut hampir semua skema dan skim penelitian yang disediakan oleh Ristek Dikti harus memiliki Jenjang jabatan akademik (JJA) minimal Asisten ahli sampai dengan Guru Besar.

3. Dapat Mengikuti Sertifikasi Dosen (SERDOS)

Salah satu syarat untuk dapat mengikuti tes sertifikasi dosen (serdos) adalah minimal Jenjang Jabatan akademik (JJA) adalah Asisten Ahli, jika anda sebagai dosen belum memiliki JJA Asisten Ahli segera urus agar anda dapat terfilter atau ter-singkron di website forlap.dikti.go.id tetapi memiliki JJA min AA merupakan salah satu syarat saja, selain banyak syarat lain yang harus di miliki.

Dan memiliki JJA (Jenjang Jabatan Akademik ) belum tentu memastikan anda lulus sertifikasi dosen.

4. Mendapatkan Tunjangan JJA di Kampus (Sesuai Kebijakan Kampus)

Pada Point ke 4 ini merupakan kebijakan kampus, dan saya belum menemukan aturan resmi tentang hal tersebut. tetapi yang saya ketahui di banyak kampus, bagi dosen yang memiliki JJA diberikan tunjangan yang nominalnya bervariasi.

5. Berpengaruh ke Grade/Honor mengajar

Sama hal point 4, ini merupakan kebijakan dari kampus dan nominal disesuaikan dengan aturan kampus.

6. Memberikan Nilai saat proses akreditasi Prodi/Fakultas

Keuntungan lain memiliki JJA selain untuk dosen yang bersangkutan, adalah keuntungan prodi/fakultas/universitas pada saat proses akreditasi. nilai seorang dosen yang memiliki JJA tentunya berbeda dengan dosen yang tidak memiliki JJA. dan hal tersebut akan menaikan poin di borang akreditasi

Demikianlah artikel singkat saya kali ini tentang Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen semoga bermanfaat untuk para pembaca semua.

Robby Yuli Endra

Seorang Dosen Biasa, yang lagi belajar blog, nulis-nulis pengalaman sehari-hari sebagai dosen atau sisi lain atau pengalaman lain. berharap artikel yang sederhana bermanfaat untuk pembaca. siap menerima saran dan kritik untuk kemajuan blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer | Privacy policy | Term Of Service | Contact admin