Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT

Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT РBulan mei ini Direktorat Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Kementrian Ristek Dikti memberikan pengumuman untuk para dosen di Indonesia mengupload proposal penelitiannya. Pengumuman tersebut saya dapat dari website resmi SIMLIBTABMAS ristek dikti. Buku panduan pelaksanaan dan pengabdian kepada masyarakat edisi XI terbaru sudah di launcing dan akun simlibtabmas dosen pun sudah mulai dibuka.

Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT
Ilustrasi : Diskusi untuk membuat Proposal Penelitian Ristek Dikti

Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT

Banyak yang berubah dari Program dan skema untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada tahun ini, ada yang berganti skema dan ada juga yang berganti program dan yang terpenting adalah perubahan anggaran dana untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang nilainya meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. ūüėé Pada tahun ini berdasarkan sistem yang cek di web simlibtabmas ristek dikti hanya dua program yang memungkin untuk saya mengupload propsal¬†di skema Kompetitif nasional yaitu : Yang pertama proposal Penelitian Kerja sama Antar Perguruan Tinggi PKPT dan Yang kedua Proposal Penelitian Disertasi Doktor.

Untuk yang kedua saya keep dulu, karena belum memiliki proposal tersebut, semoga secepatnya¬†ūüė≥ dan sebenarnya ada satu lagi program¬†yang harusnya bisa saya ambil yaitu proposal penelitian dosen pemula (pdp), sayangnya saya telah melampaui batas untuk mengikuti program tersebut, aturan dari buku panduan penelitian dan pengabdian masyarakat adalah untuk Program PDP hanya boleh mengajukan 4 kali dengan rincian 2 kali menjadi ketua dan 2 kali menjadi anggota tim peneliti.

Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT
Menu Simlibtabmas, Hanya 2 yang memungkinkan

Akhirnya hanya satu peluang saya mengajukan proposal penelitian (diluar PKM) yaitu program penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT, karena baru pertama kali mengajukan dan belum mempunyai pengalaman untuk menulis proposal PKPT, saya harus baca dahulu buku panduannya. biar nanti tidak tersesat dijalan, dan saya akan coba jabarkan ringkasan tentang Proposal Penelitian PKPT ini.

Apakah tujuan dari penelitian PKPT ini ?

Tujuan PKPT adalah untuk memberikan sarana atau tempat bagi dosen atau kelompok dosen/peneliti yang baru berkembang dalam keahliannya dibidang penelitian untuk mencontoh atau meniru, belajar dan bekerja sama antara perguruan tinggi yang tingkatan penelitiannya lebih maju dari perguruan tinggi sendiri.

Untuk hasil kinerja penelitian, Setiap perguruan tinggi di kelompokan sebagai berikut :

1. Perguruan Tinggi Mandiri

Yaitu Alokasi dana pada tingkatan ini adalah 100 persen penelitian berbasis rencana induk penelitian (RIP), dan tingkatan ini merupakan tingkatan yang paling tinggi.

2. Perguruan Tinggi Utama

Yaitu Alokasi dana pada tingkat PT utama adalah 60 persen penelitian unggulan berbasis rencana induk penelitian (RIP) dan sisanya penelitian yang dilakukan multi tahun

3. Perguruan Tinggi Madya 

Yaitu Alokasi dana pada tingkat PT Madya adalah 35 persen penelitian unggulan berbasis rencana induk penelitian (RIP) dan 65 persen penelitian yang dilakukan multi tahun

4. Perguruan Tinggi Binaan

Yaitu Alokasi dana pada tingkatan ini 25 persen penelitian unggulan berbasis rencana induk penelitian (RIP) dan 75 persen penelitian yang dilakukan multi tahun

5. Perguruan Tinggi Non Binaan

Alokasi dana pada tingkatan ini 50 persen penelitian unggulan berbasis rencana induk penelitian (RIP) dan 50 persen penelitian yang dilakukan multi tahun

Kemudian Luaran apa yang wajib di buat oleh seorang peneliti pada program pkpt ini ?

Luaran ini bisa disamakan dengan output atau hasil setelah penelitian, untuk program pkpt luaran yang wajib di penuhi adalah Menghasilkan Satu artikel ilmiah yang dimasukan kedalam jurnal internasional/tahunnya

Kemudian yang tidak kalah penting adalah Syarat dan ketentuan pengusul penelitian kerja sama antar perguruan tinggi PKPT yaitu :

1. Karena ini merupakan Program Kerja sama antar perguruan tinggi jadi ada 2 perguruan tinggi yang terlibat :

=> Yang pertama disebut : Tim Peneliti Pengusul (TPP) / Tim yang mengusulkan. Syarat tim pengusul/ TPP :

a. Ganteng, Rajin, dan Suka menabung ¬† ūüėÄ

b. TPP terdiri dari ketua peneliti dan maksimum 2 anggota

c. Memiliki Jenjang jabatan akademik Maksimal Lektor

d. Merupakan Dosen yang baru berkembang di Bidang Penelitian

e. Pada Topik Penelitian, sarana di perguruan tinggi terbatas sehingga harus bekerja sama dengan perguruan tinggi lain.

=> Yang Kedua disebut : Tim Peneliti Mitra  (TPM) / Tim Mitra. Syarat tim pengusul/ TPM:

a. Terdiri dari 1 orang ketua dan 1 orang anggota

b. Keduanya : Ketua dan Anggota bergelar S3 (Doktoral)

c. berasal dari perguruan tinggi di atas tingkatanya dari perguruan tinggi TPP

2. Usulan Proposal dibuat bersama-sama antara TPP dan TPM

3. Dan diharapkan hasil dari penelitian PKPT ini dan di Implementasi dan Dilaksanakan.

Cukup banyak syarat-syarat yang harus dipenuhi pada program penelitian PKPT, yang terpenting upload proposal dan mencari perguruan tinggi sebagai Tim Peneliti Mitra. Untuk diterima atau tidaknya serahkan kepada Allah SWT. Demikian Ringkasan dan Introduction tentang Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT. untuk contoh proposal PKPT, Anggaran Biaya dan Topik lagi mau dibuat belum berani share karena proposalnya belum tentu diterima.

Robby Yuli Endra

Seorang Dosen Biasa, yang lagi belajar blog, nulis-nulis pengalaman sehari-hari sebagai dosen atau sisi lain atau pengalaman lain. berharap artikel yang sederhana bermanfaat untuk pembaca. siap menerima saran dan kritik untuk kemajuan blog ini

2 thoughts on “Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT

  • June 10, 2017 at 11:50 am
    Permalink

    terimakasih artikelnya. mas mau tanyak apakah kampus mitra harus ada syarat sudah melakukan kerja sama antar perguruan tinggi sebelumnya ..?? terimakasih

    Reply
    • June 10, 2017 at 1:41 pm
      Permalink

      Tidak harus mas, yang terpenting kampus tersebut dalam tingkatan penelitian sudah masuk di level Mandiri Perguruan tinggi nya mas, bukan level binaan atau madya..

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer | Privacy policy | Term Of Service | Contact admin