Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan

Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan – Akhir semester di Kampus, biasanya topik yang sedang hangat-hangatnya bagi mahasiswa yaitu Ujian atau sidang skripsi dan bagi dosen yah tentu saja menjadi penguji di sidang skripsi tersebut.

Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan
Sumber pic : www.pixabay.com

Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan

Oleh sebab itu saya jadi ingin membahas tentang skripsi mahasiswa pada tulisan artikel ini.

Oke Kalau gitu kita mulai dari definisi skripsi : Skripsi adalah Karya tulis ilmiah berdasarkan hasil penelitian bagi mahasiswa Starta 1 (S1) sebagai suatu syarat untuk kelulusan di perguruan tinggi.

Topik-topik yang dibahas pada skirpsi adalah topik yang berhubungan dengan keilmuan tentunya. dan dalam pengerjaan skripsi ini mahasiswa tidak sendirian dalam pengerjaannya, mahasiswa dibantu oleh satu atau dua dosen pembimbing tergantung kebijakan kampus masing-masing.

Sebagai dosen saya sudah sering untuk menjadi pembimbing ataupun seorang penguji skripsi. sering membaca hasil dari penelitian mahasiswa. ada yang secara konten atau isi sudah baik tetapi dalam sistematika penulisan tidak begitu baik ataupun sebaliknya. bahkan yang lebih ngerinya kedua hal tersebut sama-sama tidak baik.

Dalam Skripsi ada 2 hal yang saling keterkait yaitu Isi atau Content serta Sistematika penulisan.

Sistematika penulisan ini sangat mudah diatur karena setiap fakultas ataupun perguruan tinggi memiliki aturan-aturan ataupun pedoman dalam pembuatan sistematika penulisan. dan karena itu jika anda perhatikan antara kampus satu dengan yang lain memiliki sistematika penulisan yang berbeda.

Hal ini menjadi penting, karena minimal Hasil dari skripsi mahasiswa tersebut akan diletakan atau dibaca orang lain diperpustakaan kampus. jika sistematika penulisan tidak baik, bagaimana orang lain akan tertarik membaca tulisan skripsi tersebut. sistematika penulisan ini kadang di anggap sepele tetapi untuk diterapkan dengan benar mungkin agak sulit bagi mahasiswa, itulah pentingnya Dosen Pembimbing.

Baca Juga Artikel menarik lainnya :  Proposal Penelitian Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi PKPT

Kemudian yang kedua adalah Isi atau Content dari skripsi itu sendiri : banyak mahasiswa yang masih bingung tentang skripsi yang ia buat. misalkan topik sudah ia miliki kemudian arahan sudah baik dari dosen pembimbing tetapi mereka kurang mengerti apa yang harus diperbuat.

Skripsi standartnya ada 5 Bab yang harus dibuat yaitu :

1.Bab Pendahuluan : bab ini berisi tentang Latar belakang penelitian, identifikasi masalah, rumusan masalah serta tujuan dan manfaat

2. Bab Tinjuan Pustaka dan Landasan Teori : Pada Bab ini berisi tentang teori-teori dari mana saja di ambil dalam penulisan skripsi atau tugas akhir tersebut yang berdasarkan dari topik dan judul skripsi

3. Bab Metodologi Penelitian : Bab ini berisi bagaimana cara, sudut pandangan, teknik pengumpulan data yang diambil untuk skripsi ini. ingat dalam skripsi atau penelitian data yang digunakan tidak boleh bohong.

4. Bab Hasil dan Pembahasan : Bab ini berisi penjelasan hasil yang didapat dari penelitian serta hasil itu di bahas sedetil mungkin, misalkan ada pengukuran atau perbandingan silahkan di sajikan

5. Bab Kesimpulan dan Saran : Bab ini berisi tentang kesimpulan hasil dari penelitian tersebut, apakah penelitian tersebut berjalan dengan baik atau tidak. apapun hasilnya tidak apa-apa untuk ditulis. saran merupakan satu hasil yang tidak tercapai yang anda tulisakan, biasanya berdasarkan kuesioner atau pengukuran tertentu.

Dari hasil tersebut, maka Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan jawabannya adalah Kedua hal tersebut sama-sama pentingnya. dan ini akan menjadi Baik jika ada Kolaborasi antara mahasiswa dan Dosen Pembimbing.

Demikianlah artikel kampus saya kali ini tentang Skripsi lebih penting content atau sistematika penulisan pada tulisan-tulisan selanjutnya saya akan membahas bagaimana teknik membuat Bab 1 sampai dengan Bab 5 dalam skripsi.

Baca Juga Artikel menarik lainnya :  Keuntungan memiliki Jenjang Jabatan akademik bagi dosen

Robby Yuli Endra

Seorang Dosen Biasa, yang lagi belajar blog, nulis-nulis pengalaman sehari-hari sebagai dosen atau sisi lain atau pengalaman lain. berharap artikel yang sederhana bermanfaat untuk pembaca. siap menerima saran dan kritik untuk kemajuan blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.