Syarat dan Dokumen pendukung pindah home base dosen – Dosen adalah pendidik profesional dan juga memiliki tugas atau kewajiban yang sering dikenal dengan Tri dharma perguruan tinggi, yang meliputi Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan Pengabdian masyarakat. Dosen menetap di satu kampus home base. home base terdiri dari 2 yaitu homebase internal dan homebase eksternal.
Syarat dan Dokumen pendukung pindah home base dosen
Home base internal merupakan tempat atau program studi yang dinaungi oleh seorang dosen yang berada di satu kampus atau perguruan tinggi, homebase eksternal adalah kampus lain yang ditempatkan dosen dan NIDN milik dosen melekat di kampus tersebut.
Dosen memiliki Identitas yang unik berupa nomor induk dosen nasional (NIDN) dan memiliki satu home base di Universitas atau perguruan tinggi yang ada di Indonesia. Menurut Surat edaran Kementrian riset teknologi dan pendidikan tinggi nomor 4034/D2/KP/2016 Tanggal 30 Desember 2016 menyatakan bahwa pada prinsipnya NIDN dosen adalah nomor yang melekat pada diri pribadi seorang dosen. Sama halnya seperti nomor KTP dan Lain-lain.
Adakalanya seorang dosen ingin melakukan pindah homebase perguruan tinggi satu ke perguruan tinggi lain dengan alasan tertentu seperti alasan keluarga, letak kampus yang jauh, kurangnya apresiasi, gaji kecil, tempat kerja yang sudah tidak nyaman lagi atau alasan yang lain. pada tulisan kali ini saya menghimpun dari beberapa sumber tentang Syarat dan Dokumen pendukung pindah home base dosen, Sehingga dapat membantu Bagi para dosen untuk pindah homebase.
Apakah di perbolehkan seorang dosen pindah home base dari kampus satu ke kampus yang lain?
Jawabannya Sesuai dengan aturan di perbolehkan, tetapi jika pertanyaannya pindah home base mudah atau tidak, tergantung dari pemangku kepentingan anda yaitu Pimpinan perguruan tinggi, Anda sebagai seorang dosen serta Kopertis (Jika berasal dari perguruan tinggi Swasta).
Siapakah yang berhak untuk mencabut atau menetapkan Nomor Induk dosen Nasional (NIDN) ?
Yaitu Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan tinggi
Apa saja Syarat dan Dokumen pendukung pindah home base dosen ?
Syarat dan Dokumen pendukung Pindah home base bagi dosen adalah :
1. Surat Lolos Butuh dari perguruan tinggi lama (surat persetujuan/surat pemberhentian secara baik-baik) untuk formatnya surat tersebut disesuaikan dengan kampus atau perguruan tinggi masing-masing, tetapi dalam isinya harus mengandung keterangan pemberhentian dosen ybs.
2. Surat keputusan persetujuan atau pengangkatan dosen tetap yayasan oleh perguruan tinggi atau kampus yang baru.
3. Surat rekomendasi dari Koordinator perguruan tinggi swasta (kopertis) jika dosen ybs merupakan dosen perguruan tinggi swasta.
4. Jika anda seorang dosen yang tidak memiliki perjanjian kerja dan tidak mendapatkan surat lolos butuh, anda dapat membuat surat permohonan untuk pindah ke home base yang baru, dengan membuat surat pernyataan bermaterai Rp.6000. contoh surat pernyataan dosen => Klik untuk download
5. Jika dokumen-dokumen tersebut diatas sudah terpenuhi, semua proses akan di lakukan secara online melalui forlap https://forlap.ristekdikti.go.id/ yang dilakukan oleh operator perguruan tinggi.
6. Dan kopertis akan melakukan validasi melalui sistem fotlap dikti.
Yang harus anda perhatikan ketika berniat untuk pindah home base adalah :
1. Apakah anda masih memiliki Kontrak kerja dengan kampus yang lama
2. Apakah anda masih memiliki kontrak tugas belajar
3. Atau hal-hal lain yang masih terikatnya anda dengan kampus yang lama
Pada dasarnya setiap kampus atau perguruan tinggi pasti sekuat mungkin untuk menahan dosen agar tidak pindah homebase dengan alasan karena dosen ybs sudah disekolahkan, dibesarkan oleh kampus yang bersangkutan. dan dengan banyaknya kampus dan banyaknya mahasiswa setiap kampus akan di hadapakan akan rasio dosen.
Agak sulit mencari dosen yang sudah jadi, maksudnya Pendidikan sudah S3 atau Jenjang akademiknya Guru besar. jika pun anda hanya beberapa orang saja dan kampus harus mengeluarkan dana yang tidak sedikit. dan yang saya liat juga status dosen yang ingin pindah home base agak sedikit statusnya lebih lemah, karena membutuhkan dokumen-dokumen yang terkait.
