Papua kota mutiara hitam yang Indah

Papua kota mutiara hitam yang Indah – Beberapa hari lalu saya menginjakan kaki di Pulau papua. tidak pernah terbayangkan dibenak saya untuk pergi ke papua. yang kita ketahui papua merupakan pulau bagian timur dari indonesia dengan jarak yang jauh jika anda berada di propinsi yang terletak di sebelah barat Indonesia.

Papua kota mutiara hitam yang Indah

Pada Tulisan ini saya akan menceritakan pengalaman saya pertama kali datang ke papua. dengan banyak keraguan saya dan hal-hal yang menyelimuti pikiran tentang gambaran papua yang mencekam dan menyeramkan, akhirnya saya putuskan berangkat.

Saya ke papua ini pun bukan untuk liburan (nyambi mungkin) karena ada kerjaan / dinas yang mengharuskan saya pergi ke papua.

Keberangkatan :

Saya berangkat dari Bandar Lampung ke Papua tanggal 10 Februari 2020 menggunakan maskapai penerbangan Lion air. Berangkat dari bandara Raden inten II lampung pukul 18.40 menuju ke Jakarta. penerbangangan lampung papua yang saya naikin hanya 1 kali transit di jakarta. kira-kira 35 menit penerbangan tibalah saya di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng Banten.

Menunggu 3 Jam di bandara, pada pukul 22.30 saya mulai masuk ke pesawat untuk persiapan take off ke Bandara Sentani Jayapura dengan menempuh waktu kurang lebih 5 jam 20 menit. Ga kebayang bisa lama banget di pesawat. jika teman-teman ke jayapura menaiki maskapai lion air anda tidak akan mendapatkan air minum atau snack ya..jadi jangan lupa disiapkan dari rumah.

Di perjalanan karena malam hari dalam ketinggian lebih dari 40.000 kaki dari permukaan laut. pemandangan yang terlihat hanya langit gelap dan sedikit awan putih, di perjalanan pun sering merasakan getaran serta turbelensi dari pesawat yang mengiringi perjalanan saya. 

Baca Juga Artikel menarik lainnya :  Tidak dapat transfer dengan kartu atm bni ini sebabnya

Beberapa jam kemudian, masih dalam keadaan terbang, saya melihat diluar matahari terbit, diluar sudah terang. saya melihat waktu pada arloji saya masih menunjukan pukul 03.30 WIB. ternyata saya sudah mendekati papua, karena perbedaan waktu 2 jam lebih cepat dari waktu indonesia bagian barat.

Dengan perjalanan yang ditempuh kurang lebih 5 jam, akhirnya kami landing di bandara sentani jayapura. bandara sentani berada di kabupaten jayapura yang viewnya sangat berbeda dengan bandara yang pernah saya kunjungi yaitu dengan pemandangan gunung yang berwarna hijau.

Saya menginap di Swiss bell Hotel Jayapura, setibanya di bandara saya menunggu jemputan oleh pihak yang mengadakan acara. waktu yang diperlukan dari bandara ke swiss bell hotel jayapura kurang lebih 1 jam 30 menit. dengan perjalanan yang mendaki dan menurun (karena daerah pegunungan) cukup remuk badan ini hehe..tetapi capeknya badan di perjalanan terobati dengan pemandangan keren di perjalanan.

Papua memang terkenal dengan penggunungan yang disisi lainnya kita melihat laut berwarna biru yang sangat indah. Sesampainya saya dipapua, saya tidak melihat daerah yang mencekam dan menakutkan yang selama ini dipikirkan oleh orang-orang yang diluar papua ataupun yang belum pernah ke papua.

Masyarakat disana ramah-ramah dan makanannya pun kurang lebih sama dengan daerah sumatera. papua sangat kaya..papua sangat indah dan papua sangat ramah..papua Torang bisa..

Bersambung…

 

Robby Yuli Endra

Seorang Dosen Biasa, yang lagi belajar blog, nulis-nulis pengalaman sehari-hari sebagai dosen atau sisi lain atau pengalaman lain. berharap artikel yang sederhana bermanfaat untuk pembaca. siap menerima saran dan kritik untuk kemajuan blog ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.