Pengalaman saya terkena virus ramsomware di Laptop

Artikel ini saya khususkan buat teman-teman yang memang sering bekerja dengan komputer ataupun laptop,  yang didalam alatnya tersebut terdapat banyak data-data yang penting.  Ini pengalaman saya kemarin atau 1 hari yang lalu sebelum artikel ini saya pun secara tidak sengaja atau dapat dibilang juga kecerobohan saya sendiri laptop atau komputer yang saya sering gunakan dan banyak pekerjaan yang ada didalamnya serta data-data yang penting itu terkena virus ataupun malware ransomware.

Pengalaman saya terkena virus ramsomware  di Laptop

Artikel ini saya tidak akan membahas terlalu detil mengenai virus ransomware ataupun Malware ini.  karena secara teknis sudah banyak dijelaskan di internet baik di blog ataupun di YouTube. Yang ingin saya bagi ke teman-teman semua adalah pengalaman saya terkena virus Malware tersebut mungkin bisa jadi pembelajaran buat temen-temen semua tentang dampak dari virus yang menurut saya lebih bisa membuat kita tidak berdaya.

Oke Sekali lagi saya tidak akan menjelaskan secara teknis mengenai virus ransomware tetapi saya akan coba menulis pengalaman saya mengenai virus ini dan dampak akibat virus ini.

Kejadian laptop saya terkena ransomware ini terjadi karena saya ingin mendownload mendownload aplikasi yang memang terlarang atau crack untuk sebuah aplikasi desain (dan ini jangan ditiru ya),  berawal Dari iseng-iseng  Saya mencari aplikasi terlarang tersebut di Google dan mendapatkan satu website yang menyediakan nya,  website ini  berasal dari luar negeri dan ini website  https://crackkits.com/.

Kemudian setelah berhasil mendownload  lalu saya akan menginstal aplikasi tersebut,  karena aplikasi tersebut bajakan atau terlarang tentunya diminta untuk mematikan sementara anti-virus atau anti malware yang ada di laptop kita. Dan Dengan bodohnya saya mematikan antivirus tersebut. Dan tidak menunggu waktu yang lama instalasi selesai tetapi baru saja instalasi selesai terdapat peringatan ataupun warning dari laptop saya mungkin dari antivirus yang memang sebenarnya di desain tidak mati secara total. 

Baca Juga Artikel menarik lainnya :  Bagaimana cara cek informasi jaringan internet secara online

Kemudian saya mengecek isi dari laptop saya, Karena saya meyakini ada sesuatu yang tidak beres nih dengan laptop saya dan alhasil saya Explore folder yang ada di drive saya banyak file-file yang berubah menjadi format .moqs. Kemudian saya mencari dari referensi internet dan ternyata banyak yang memberi referensi bahwa format tersebut merupakan format dari Malware ataupun virus ransomware

Coba beberapa cara yang disediakan oleh internet Tetapi semua cara tidak berhasil, Cara kerja ramsomware ini tidak menghapus file kita,  melainkan mengenkripsi semua file tersebut dan tidak dibuka. Dan tentunya seperti yang sering kita baca bahwa pembuat virus ransomware ini meminta tebusan agar file kita dapat dikembalikan.  berikut contoh gambar artikel pemerasan dari pemilik virus ransomware ini.

Dengan berat hati terpaksa saya harus menghapus semua file file yang memang terkena atau terdampak oleh virus tersebut.  sebelum menghapusnya Tentunya saya memastikan terlebih dahulu di system laptop saya apakah masih ada virus ataupun tidak,  saya scan dengan windows defender Dan setelah saya yakin kan bersih kemudian saya Hapus semua file tersebut. Karena saya masih belum yakin dapat dikembalikan file tersebut ataupun kalaupun ada yang menawarkan bisa mengembalikan kita harus mengeluarkan sejumlah uang juga.  untungnya file-file tersebut  ada beberapa yang sudah saya backup.

Pelajaran yang harusnya  saya dapatkan dan mungkin bisa jadi pembelajaran buat teman-teman semua.

1. Berhenti mendownload aplikasi terlarang atau crack baik dari website luar negeri ataupun lokal

2. Membuat jadwal secara berkala untuk membackup data-data penting yang ada di laptop,  karena kalau sudah hilang kita enggak bisa ngapa-ngapain lagi.

3. Kenapa file saya tidak banyak terserang, karena saya melihat file-file saya yang terserang oleh ransomware ini adalah file-file yang langsung berada di dalam satu folder. Untuk file yang di dalam folder tingkatannya dua kali itu tidak ada yang terkena ransomware atau karena saya cepat menyadari atau memang ransomware memang membutuhkan waktu untuk menyambarnya nah ini menjadi teks juga buat temen-temen semua kalau misalnya meletakkan file sebaiknya buat 2 folder tingkatan

Baca Juga Artikel menarik lainnya :  Cara cari video berlisensi creative commons di youtube

4. Selalu update antivirus kamu, Teman-Teman disini saya menggunakan tentunya sistem operasi Windows 10 yang original ya.

Oke teman-teman itu saja pengalaman saya pertama kali terkena virus ransomware di laptop saya dan itu kejadian yang memang tidak pernah saya pikirkan dan memang karena kecerobohan saya mudah-mudahan temen-temen bisa menjaga file penting anda di dalam laptop. hiks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Info Kontak

Akses Cepat

Testimonials

Pricing

Single Project

Single Prost

Portfolio

Link Tambahan

Single Prost

Pricing

Single Project

Portfolio

Testimonials

Informasi

Pricing

Testimonials

Portfolio

Single Prost

Single Project