Buku Panduan penelitian dan PKM EDISI XII, apa yang terbaru? – Buku panduan untuk penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Edisi XII sudah di terbitkan dan sudah di distribusikan ke perguruan tinggi melalui LPPM masing-masing universitas.

Buku Panduan penelitian dan PKM EDISI XII, apa yang terbaru?
Bagi anda yang belum memiliki buku panduan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat edisi XII dapat mendownload buku panduan tersebut DISINI.
Buku panduan ini berfungsi sebagai bahan acuan bagi seorang dosen yang ingin mengajukan proposal penelitian kepada Kemenristek dikti melalui website resmi SIMLITABMAS. Bagi seorang dosen yang sering mengajukan dan melaksanakan penelitian dan PKM tentunya tidak asing lagi dengan website tersebut.
Pertanyaan yang muncul adalah apakah perbedaan antara buku panduan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PKM) edisi X, XI dan XII. berikut penjabaran perbedaan dari buku panduan tersebut atau Buku Panduan penelitian dan PKM EDISI XII, apa yang terbaru?
Buku Panduan penelitian dan PKM EDISI XII, apa yang terbaru?
Banyak perubahan Subtansi antara buku panduan edisi XI dan XII meliputi :
1. Jumlah skema penelitian dan PKM yang menjadi lebih sedikit
2. Pengelompokan skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
Untuk skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada edisi XII ini menjadi tiga skema yaitu :
a. Kompetitif nasional
b. Desentralisasi
c. Penugasan
Untuk lebih detailnya ada dapat membaca di Buku panduan penelitian di HAL 9 dan PKM pada Hal 10.
3. Proses dan Tahapan seleksi
Perbedaan pada syarat dan tahapan seleksi yang mencolok menurut saya adalah pada point SKIM DESENTRALISASI, pada skema Penelitian dasar unggulan perguruan tinggi (PDUPT), pada tahun 2017 proposal saya lolos di Skema PDUPT ini.
Dan syarat untuk mengajukan di SKIM PDUPT ini di Buku Panduan Edisi XI tahun lalu antara lain adalah adalah :
a. Ketua peneliti berpendidikan Doktor (S3) atau S2 dengan minimal jabatan akademik lektor
b. Anggota peneliti salah satunya berpendidikan doktor (S3) atau minimal jabatan akademik lektor
c. Dan beberapa hal lain yang anda dapat baca di buku panduan penelitian dan PKM Edisi XI dan Buku panduan Edisi XII.
Apa yang berbeda antara buku panduan EDISI XI dan EDISI XII pada case ini :
a. Adanya penambahan syarat yaitu ketua penyusul harus memiliki rekam jejak publikasi ilmiah minimal dua artikel di databases terindek bereputasi atau dua artikel di jurnal nasional terakreditasi. (lap keringet)
Pada tahap ini, saya lagi menunggu gimana penerapan ke sistem. apakah sistem SIMLITABMAS memiliki kemampuan untuk sinkronisasi ke databases index publikasi ilmiah tersebut. saat ini memang dikti sudah memiliki sinta, pertanyaan apakah bakalan seketat itu? kita lihat saja pada saat pengajuan di bulan April atau Mei ?
b. Anggota pengusul yang sebelumnya dapar 3-4 orang, kali ini di kurangi menjadi 1-2 orang saja.
4. Karakteristik Skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
5. Rencana pengaturan luaran wajib dan luaran tambahan
Disamping itu pada edisi XII tersebut menekankan pada peneliti untuk menghasilkan luaran wajib yang terimplementasi dan luaran tambahan.
Jika benar-benar di berlakuan di sistem SIMLITABMAS, maka kemungkinan seorang dosen makin sulit untuk mengajukan proposal, karena dari syarat dasar untuk pengiriman proposal pun sangat tinggi.
Demikianlah artikel tentang dunia kampus dan dosen kali ini yaitu Buku Panduan penelitian dan PKM EDISI XII, apa yang terbaru? dan banyak hal yang Bapak/Ibu dapat pelajari pada Buku Edisi XII terbaru ini, tidak menutup kemungkinan di tahun depan ada EDISI terbaru lagi. 😎 😎
2 Comments
halo Pak
saya ingin bertanya untuk jadwal upload pengajuan proposal untuk tahun 2018 itu nanti biasanya kapan dan muncul di mana ya Pak?
haloo bu retno, Biasanya di Bulan Mei dan Juni, sepertinya untuk tahun ini agak molor waktunya bu…saya juga lagi menanti pengumuman dari dikti.
Untuk Upload di web : http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/